Minggu, 04 November 2012

pengantar bisnis rangkuman bab 6: kewirausahaan dan bisnis kecil.



Pengantar bisnis.
Rangkuman Bab 6 : Kewirausahaan Dan Bisnis Kecil
-  Kewirausahaan adalah menerima resiko untuk memulai dan menjalankan sebuah bisnis.
-  Beberapa alasan mengapa orang bersedia mengambil resiko untuk memulai sebuah bisnis, antara lain :
A. Kesempatan.
B. Laba.
C. Kemerdekaan.
D. Tantangan.

- Daftar sifat Wirausaha, antara lain :
A. Memerintah diri.
B. Memelihara diri.
C. Berorientasi tindakan.
D. Penuh semangat.
E. Toleran terhadap ketidakpastian.

-  Tim Wirausaha adalah sekolompok orang yang berpengalaman dari berbagai area bisnis yang bergabung bersama untuk membentuk sebuah tim manajerial dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengembangkan.
-  Alasan lain pertumbuhan bisnis berbasis rumahan meliputi hal – hal berikut ini :
A. Teknologi computer telah menyeimbangkan lapangan persaingan.
B. Perampingan korporat telah membuat para pekerja menyadari tidak adanya jaminan pekerjaan.
C. Sikap social telah berubah.
D. Hukum pajak yang baru telah melonggarkan pembatasan – pembatasan mengenai pemotongan untuk kantor rumahan.

-  Tantangan bisnis berbasis rumahan, antara lain :
A. Mendapatkan pelanggan baru.
B. Mengelola waktu.
C. Memisahkan tugas kerja dan keluarga.
D. Mematuhi peraturan kota.
E. Mengelola resiko.

-  Intrawirausahawan adalah orang kreatif yang bekerja sebagai wirausahawan dalam korporasi.
- Zona Perusahaan adalah area geografis spesifik dimana pemerintah berusaha menarik investasi bisnis swasta dengan menawarkan pajak yang lebih rendah dan dukungan pemerintah lainnya.
-  Inkubator adalah pusat yang menawarkan fasilitas kepada bisnis baru yang seperti kantor berbiaya rendah dengan layanan bisnis dasar, seperti akuntansi, nasihat legal, dan bantuan sekretaris.
-  Bisnis Kecil adalah sebagai bisnis yang dimiliki dan dioperasikan secara independen, tidak dominan, dalam bidang operasinya, dan memenuhi standar ukuran tertentu dalam hal jumlah karyawan atau penerimaan tahunan.
-  Fungsi bisnis dalam situasi bisnis kecil, antara lain :
A. Merencanakan bisnis anda.
B. Mendanai bisnis anda.
C. Mengenal pelanggan anda.
D. Mengelola karyawan anda.
E. Membuat catatan.

-  Rencana Bisnis adalah peryataan terperinci tertulis seperti mendeskripsikan sifat bisnis, pasar sasaran, keuntungan yang akan dimiliki bisnis tersebut dalam hal kompetisi.
-  Investor yang dikenal sebagai Pemodal Ventura dapat mendanai proyek anda dengan harga tertentu.
-  Small Business Administration (SBA) adalah sebuah agen pemerintah AS yang member nasihat dan bantuan kepada bisnis kecil dengan menyediakan pelatihan manajemen dan nasihat financial dan pinjaman.
-  Dalam bisnis, Pasar terdiri atas orang – orang dengan keinginan dan kebutuhan yang tidak terpuaskan yang memiliki sumber daya dan kesediaan untuk membeli.
-  Bisnis kecil mempunyai sejumlah keuntungan atas bisnis besar dalam perdagangan Internasional, antara lain :
A. Pembeli luar negeri lebih senang berurusan dengan individu dibandingkan dengan birokrasi korporat besar.
B. Perusahaan kecil biasanya dapat mulai mengirimkan jauh lebih cepat.
C. Perusahaan kecil memberikan banyak ragam pemasok.
D. Perusahaan kecil dapat memberikan pelayanan yang lebih personal dan perhatian yang lebih tidak terbagi karena setiap akun luar negeri merupakan sumber bisnis besar bagi mereka.

pengantar bisnis rangkuman bab 5: memilih untuk kepemimpinan bisnis.



Pengantar Bisnis.
Rangkuman Bab 5 : Memilih Untuk Kepemimpinan Bisnis.
 Tiga Bentuk Kepemilikan Bisnis, antara lain :
A. Kepemilikan Tunggal.
B. Perusahaan Rekanan.
C. Korporasi.

Perusahaan kepemilikan tunggal adalah jenis bisnis yang termudah karena hanya berdiri sendiri.
 Keuntungan Perusahaan Kepemilikan Tunggal, antara lain :
A. Kemudahan untuk memulai dan mengakhiri bisnis tersebut.
B. Menjadi atasan anda sendiri.
C. Kebanggan atas kepemilikan.
D. Meninggalkan warisan.
E. Kepemilikan atas laba perusahaan.
F. Tidak ada pajak khusus.

Kerugian Perusahaan Kepemilikan Tunggal, antara lain :
A. Kewajiban tidak terbatas, adanya resiko kerugian pribadi.
B. Sumber daya financial yang terbatas.
C. Kesulitan manajemen.
D. Komitmen waktu yang besar.
E. Tunjangan sampingan.
F. Pertumbuhan yang terbatas.
G. Tunjangan sampingan.
H. Pertumbuhan yang terbatas.
I. Rentang hidup yang terbatas.
 Jenis Perusahaan Rekanan, antara lain :
A. Perusahaan Rekanan Umum.
B. Perusahaan Rekanan Terbatas.
C. Perusahaan Rekanan Terbatas Master.
- Perusahaan Rekanan Umum adalah perusahaan rekanan yang seua pemilik berbagi dalam operasi bisnis dan dalam menanggung kewajiban untuk utang bisnis tersebut
-  Perusahaan Rekanan Terbatas adalah perusahaan rekanan dengan satu atau lebih rekanan umum dan satu atau lebih rekanan terbatas.
- Perusahaan Rekanan Terbatas Master mirip dengan korporasi karena bertindak seperti korporasi dan diperdagangkan dalam pasar saham.

-  Rekanan Umum adalah seorang pemilik yang mempunyai kewajiban tidak terbatas dan aktif dalam mengelola perusahaan.

- Rekanan Terbatas adalah pemilik yang menginvestasikan uang dalam bisnis, tetapi tidak mempunyai tanggung jawab manajemen atau kewajiban untuk kerugian di luar investasi tersebut.

Keuntungan Perusahaan Rekanan, antara lain :
A. Lebih banyak sumber financial.
B. Manajemen bersama dan keterampilan dan pengetahuan gabungan / komplementer.
C. Kemampuan bertahan hidup lebih lama.
D. Tidak ada pajak khusus.
Kerugian Perusahaan Rekanan, antara lain :
A. Kewajiban tidak terbatas.
B. Pembagian laba.
C. Perselisihan antara rekanan.
D. Kesulitan untuk berhenti.

 - Korporasi adalah entitas legal berizin Negara bagian dengan otoritas untuk bertindak dan mempunyai kewajiban terpisah dari para pemiliknya.

Keuntungan Korporasi, antara lain :
A. Kewajiban yang terbatas.
B. Lebih banyak uang untuk investasi.
C. Ukuran.
D. Hidup terus – menerus.
E. Kemudahan dalam perubahan kepemilikan.
F. Kemudahan untuk menarik karyawan yang berbakat.
G. Pemisahan kepemilikan dari manajemen.

 Kerugian Korporasi, antara lain :
A. Pekerjaan surat menyurat yang ekstensif.
B. Pemajakan ganda.
C. Dua pengembalian pajak.
D. Ukuran.
E. Kesuliatan untuk mengakhiri
F. Kemungkinan konflik antar pemegang saham dan dewan direktur
G. Biaya awal.

- Korporasi S adalah kreasi pemerintah yang unik yang terlihat seperti korporasi, tetapi dipajaki seperti perusahaan kepemilikan tunggal dan perusahaan rekanan.
- Merger adalah hasil dari dua perusahaan yang membentuk satu perusahaan atau mirip dengan sebuah perkawinan yang menggabungkan dua individu menjadi satu.

- Akusisi adalah satu perusahaan yang membeli property dan obligasi dari perusahaan lain atau lebih menyerupai membeli sebuah rumah dibandingkan memasuki sebuah perkawinan.
Tiga Jenis Merger Korporat, antara lain :
A. Merger Vertikal adalah penggabungan dua perusahaan yang terlibat dalam tahapan berbeda dalam bisnis yang terkait.
B. Merger Horizontal adalah menggabungkan dua perusahaan dalam industry yang sama dan memungkinkan mereka untuk melakukan diversifikasi untuk mengembangkan produk mereka.
C. Merger Konglomerat adalah menyatukan perusahaan dalam industry yang sama sekali tidak berkaitan.

Bentuk Khusus Kepemilikan, antara lain :
A. Waralaba.
B. Kooperasi.

Perjanjian Waralaba adalah perjanjian dimana seseorang dengan ide yang bagus untuk bisnis ( Pewaralaba / Franchisor ) menjual hak untuk menggunakan bisnis tersebut untuk menjual produk barang atau jasa ( Waralaba / Franchise ) kepada orang lain ( Terwaralaba / Franchisee ) dalam sebuah territorial tertentu.

Keuntungan Waralaba, antara lain :
A. Bantuan manajemen dan pemasaran.
B. Kepemilikan pribadi.
C. Nama yang dikenal secara nasional.
D. Nasihat dan bimbingan financial.
E. Tingkat kegagalan yang lebih rendah.

Kerugian Waralaba, antara lain :
A. Biaya awal yang besar.
B. Laba yang dibagi.
C. Regulasi manajemen.
D. Pengaruh ekor jas.
E. Pelarangan untuk menjual.
F. Pewaralaba yang curang.

 Koperasi adalah suatu organisasi yang dimiliki dan dikendalikan oleh orang – orang yang menggunakannya produsen, konsumen, atau pekerja dengan kebutuhan yang sama yang menggabungkan sumber daya mereka untuk keuntungan bersama.

pengantar bisnis rangkuman bab 4: menampilkan perilaku etis dan tanggung jawab sosial.



Pengantar Bisnis.
Rangkuman Bab 4 : Menampilkan Perilaku Etis dan Tanggung Jawab Sosial.
1. Etika ( Ethics ) sebagai standar perilaku bermoral, yaitu perilaku yang diterima oleh masyarakatsebagai benar versus salah.
2. Kode Etika berbasis Kepatuhan menekankan pencegahan perilaku yang melanggar hokum dengan meningkatkan control dan dengan memberikan sanksi kepada yang melanggar.
3. Kode Etika berbasis Integritas mendefinisikan nilai – nilai panduan organisasi, meciptakan sebuah lingkungan yang etis mendukung perilaku yang baik, dan menekankan akunbilitas bersama antar karyawan.
4. Tanggung Jawab Sosial Korporat adalah perhatian yang dimiliki bisnis terhadap kesejahteraan masyarakat.
5. Kinerja social sebuah perusahaan mempunyai beberapa dimensi antara lain :
A. Filantropi Korporat meliputi sumbangan amal kepada semua jenis kelompok nirlaba.
B. Insiatif Sosial Korporat meliputi bentuk lanjut dari Filantropi Korporat.
C. Tanggung Jawab Korporat meliputi semuanya dri mempekerjakan pekerja minoritas hingga membuat produk yang aman.
D. Kebijakan Korporat merujuk pada posisi yang diambil perusahaan pada isu social.

6. Perdagangan Dalam melibatkan orang dalam yang menggunakan informasi rahasia perusahaan untuk memperkaya diri sendiri atau keluarga atau teman mereka.
7. Audit Sosial adalah sebuah evaluasi sistematis dari kemajuan organisasi menuju penerapan program yang bertanggung jawab dan responsive secara social.
8. Empat jenis kelompok yang berfungsi sebagai pengawas berkenaan dengan seberapa baik perusahaan mengakkan kebijakan etis dan tanggung jawab antara lain :
A. Investor yang sadar secara social.
B. Pemeduli lingkungan.
C. Pejabat serikat buruh.
D. Pelanggan.

Pengantar bisnis rangkuman 1: mengelola dalam lingkungan bisnis dinamis, mengambil resiko dan menghasilkan laba.



Pengantar Bisnis
Rangkuman Bab 1 : Mengelola dalam Lingkungan Bisnis Dinamis, Mengambil Resiko dan Menghasilkan Laba.
1. Memulai sebuah bisnis melibatkan risiko. Risiko adalah peluang seorang pengusaha kehilangan waktu dan uang dalam sebuah bisnis yang mungkin nantinya terbukti tidak menguntungkan.
2. Istilah Standar Kehidupan merujuk pada jumlah barang dan jasa yang dapat dibeli orang dengan uang mereka sendiri.
3. Istilah Kualitas Kehidupan merujuk pada kesejahteraan suatu masyarakat secara umum dalam hal kebebasan politik, lingkungan hidup alami yang bersih, pendidikan,perawatan kesehatan, keamanan, waktu luang, dan segala sesuatu yang menuju pada kepuasan dan kesenangan.
4. Pemangku Kepentingan ( Stakeholders ) adalah semua orang yang mungkin memperoleh keuntungan atau kerugian dari kebijakan dan aktivitas suatu perusahaan.
5. Organisasi Nirlaba adalah suatu organisasi yang tujuannya tidak mencakup penciptakan laba pribadi bagi pemilik atau pengelolanya.
6. Faktor – factor produksi antara lain :
A. Tanah.
B. Tenaga Kerja.
C. Modal.
D. Kewirausahaan.
E. Pengetahuan.

7. Lima unsur dalam lingkungan bisnis antara lain :
A. Lingkungan ekonomi dan hokum.
B. Lingkungan teknologi.
C. Lingkungan persaingan.
D. Lingkuangan social.
E. Lingkungan bisnis global.


8. Produktivitas adalah jumlah keluaran yang dihasilkan dengan menggunakan jumlah masukan tertentu.
9. Pencurian Identitas ( Identity Theft ) adalah pengambilan informasi pribadi mengenai seseorang, seperti nomor Jaminan Sosial atau nomor Kartu Kredit, dan menggunakan informasi tersebut untuk tujuan – tujuan illegal, seperti membeli barang.
10. Demografi adalah penelitian statistic dari populasi manusia berkaitan dengan jumlah, kepadatan, dan karakteristik, seperti umur, ras, gender, dan pendapatan.
11. Barang ( Goods ) adalah produk berwujud, seperti computer, makanan, pakaian, mobil, dan peralatan.
12. Jasa ( Services ) adalah produk tak berwujud, seperti pendidikan, perawatan kesehatan, asuransi, rekreasi, serta perjalanan atau pariwisata.
Nama saya winda ayu pratama. Saya mahasiswi STIE perbanas surabaya, saya anak pertama dari dua bersaudara.